Jumat, 23 April 2010
Masa transisi
Satu kata
PERUBAHAN
Dimana semua seperti dirombak habis-habisan
Dari kepribadian sampai jiwa mungkin
Saya benci mengalaminya
Tapi ini semua bakal terjadi
Pasti dan harus
Agar semua bisa semakin lebih baik dan menjadi lebih baik lagi
Terkadang saya benci melihat hal-hal yang telah saya lakukan
Ternyata adalah awal dari kebodohan saya
Dan berujung dengan masalah baru
Itu membuat saya sensitif
Terkadang pula saya berpikir sebenarnya apa sih mau saya ??
Keinginan saya yang benar-benar kemauan saya ??
Jika orang yang bertanya pada saya apa hal terbesar yang ingin kamu capai ??
Saya akan memulai dengan keningan berkerut , berpikir sejenak ** mungkin agak lama**
Kemudian menjawab dengan singkat " Tidak Tahu"
Mungkin saya bodoh
Mungkin saya orang dangkal
Atau saya terlalu takut jika bermimpi ingin menjadi apa saya kelak
Saya cuma ingin menjadi orang yang simple dengan kehidupan yang biasa-biasa saja
Tidak terlalu mencolok
Saya ingin menjadi seperti yang saya mampu
Kadang saya juga pernah bermimpi ingin seperti ini ,ingin seperti itu
Tapi yang terjadi malah cuma khayalan saja
Dan ini membuat saya malas bermimpi kembali
Hampir seminggu ini saya sibuk
Sibuk dengan MASA TRANSISI saya yang semaksimal mungkin
Ini mungkin bukan pilihan yang terbaik yang saya dapat
Tapi setidaknya ini pilihan yang tepat yang saya mampu
Seenggaknya ini jalan menuju tempat yang terbaik
Hanya berdoa semoga masalah demi masalah yang saya buat kemarin
Bisa saya lewati dengan baik
Amin . . .
23 April 2010
Senin, 19 April 2010
Alone like his Name :'(
Malam ini aku ingin menangis
Sekencang yang aku mau
Tapi ternyata hanya mampu dalam hati
rasanya sakit
Sakit hingga menusuk nusuk jantungku
Mematikan syaraf pengendali semua kepekaanku
Aku termenung
Aku terdiam
Lalu aku terdampar dalam percikan memori demi memori
Menyakitkan
Sungguh -sungguh itu sakit sekali
Aku pun harus terbangun berulang kali agar
Sakit ini terhenti
Tapi itu cuma sementara
Sakit yang kurasa
Ternyata lebih pekat dan mengkronis dalam hatiku
Bintang sudut malam yang menemaniku
Melihatku dengan tatapan suntuk
Aku cuma menatap kembali sambil sesekali menghapus
Air mataku dengan buku-buku tanganku
Hidupku sekarang berubah
360 derajat malah lebih
Ironis !!!
Aku ingin pergi dari diriku
Aku ingin menjerit kepada sesuatu yang tak kumengerti
Tapi aku tak bisa
Sekencang yang aku mau
Tapi ternyata hanya mampu dalam hati
rasanya sakit
Sakit hingga menusuk nusuk jantungku
Mematikan syaraf pengendali semua kepekaanku
Aku termenung
Aku terdiam
Lalu aku terdampar dalam percikan memori demi memori
Menyakitkan
Sungguh -sungguh itu sakit sekali
Aku pun harus terbangun berulang kali agar
Sakit ini terhenti
Tapi itu cuma sementara
Sakit yang kurasa
Ternyata lebih pekat dan mengkronis dalam hatiku
Bintang sudut malam yang menemaniku
Melihatku dengan tatapan suntuk
Aku cuma menatap kembali sambil sesekali menghapus
Air mataku dengan buku-buku tanganku
Hidupku sekarang berubah
360 derajat malah lebih
Ironis !!!
Aku ingin pergi dari diriku
Aku ingin menjerit kepada sesuatu yang tak kumengerti
Tapi aku tak bisa
Kamis, 15 April 2010
Serba Salah
Harusnya dia yang terlebih dahulu yang mendapatkannya
Tapi malah aku yang dapat . .
Aku harus bagaimana ?
Aku jadi bingung sendiri
Disatu sisi aku benar-benar membutuhkan hal tersebut
Tapi disisi lain dia sama butuhnya denganku
Aku ingin menangis
Aku ingin menghiburnya
Tapi aku malu
Kenapa jadi begini ?
Seegois itukah aku ?
Aku ingin menjaga perasaannya
Tapi lagi-lagi aku takut meluapkan expresi dari emosiku
Aku begitu bodoh
Sungguh ini menyakitkan
Lebih sakit ketika terjatuh dari sepeda
Kupikir ini memang bukan salahku
Anugerah ini datangnya dari Tuhan
Dia yang memberikannya untukku
Lalu kenapa aku harus menolak ?
Sungguh aku ingin menemukan jawaban yang dapat menenangkan pikiran dan juga hati kecilku
Aku ingin buat dia tersenyum . . .
Baru kemarin kami merayakann hari jadi kami
Belum saja seminggu lewat kurasa
Ini menguras nuraniku
Jujur aku ingin berbagi bila itu bisa
Tapi dia pasti marah padaku ?
Bila aku berbuat konyol lagi
Dia pasti menasehatiku dengan segala kata-kata yang menusuk-nusuk batinku
Dia sama lelahnya denganku
Dia sama menderitanya sepertiku
Dia sama menginginkannya melebihi aku
Aku benci pergumulan
Sungguh menyiksa
Ketika aku dalam pergumulan yang kulakukan hanya menangis
Merenung kemudian jatuh sakit
Tapi kali ini aku tidak mau begitu
Sudah ada orang bersamaku selama setengah tahun ini
Menemaniku dalam bentuk konkrit
Aku ingin selalu begini
Aku benci dalam sunyi
Aku ingin mengubah semua pandanganku selama ini
Maafkan aku Tuhan karena menjadi buruk di tahun-tahun sebelumnya
Maafkan aku Sang Khalik karena aku sering menjadi egois dengan pemikiranku sendiri sebagai panutanku
Bukan selalu meminta saran dari- Mu
Maafkan aku Tuhan karena selalu jarang berdoa kepada- MU
Selalu malas bertanya kepada- Mu
Tentang apa yang baik untukku
Dan apa yang buruk yang akan menimpaku
Aku tahu hingga detik ini aku masih berbuat hal yang melanggar aturan- Mu
Karena aku adalah manusia dengan segala sifat dasar daripada manusia lainnya
Bimbing aku Tuhan untuk selalu bertambah lebih baik lagi untuk kedepannya
Jadikan aku selalu menjadi berkat -Mu
Amin
Jakarta,15April2010
Tapi malah aku yang dapat . .
Aku harus bagaimana ?
Aku jadi bingung sendiri
Disatu sisi aku benar-benar membutuhkan hal tersebut
Tapi disisi lain dia sama butuhnya denganku
Aku ingin menangis
Aku ingin menghiburnya
Tapi aku malu
Kenapa jadi begini ?
Seegois itukah aku ?
Aku ingin menjaga perasaannya
Tapi lagi-lagi aku takut meluapkan expresi dari emosiku
Aku begitu bodoh
Sungguh ini menyakitkan
Lebih sakit ketika terjatuh dari sepeda
Kupikir ini memang bukan salahku
Anugerah ini datangnya dari Tuhan
Dia yang memberikannya untukku
Lalu kenapa aku harus menolak ?
Sungguh aku ingin menemukan jawaban yang dapat menenangkan pikiran dan juga hati kecilku
Aku ingin buat dia tersenyum . . .
Baru kemarin kami merayakann hari jadi kami
Belum saja seminggu lewat kurasa
Ini menguras nuraniku
Jujur aku ingin berbagi bila itu bisa
Tapi dia pasti marah padaku ?
Bila aku berbuat konyol lagi
Dia pasti menasehatiku dengan segala kata-kata yang menusuk-nusuk batinku
Dia sama lelahnya denganku
Dia sama menderitanya sepertiku
Dia sama menginginkannya melebihi aku
Aku benci pergumulan
Sungguh menyiksa
Ketika aku dalam pergumulan yang kulakukan hanya menangis
Merenung kemudian jatuh sakit
Tapi kali ini aku tidak mau begitu
Sudah ada orang bersamaku selama setengah tahun ini
Menemaniku dalam bentuk konkrit
Aku ingin selalu begini
Aku benci dalam sunyi
Aku ingin mengubah semua pandanganku selama ini
Maafkan aku Tuhan karena menjadi buruk di tahun-tahun sebelumnya
Maafkan aku Sang Khalik karena aku sering menjadi egois dengan pemikiranku sendiri sebagai panutanku
Bukan selalu meminta saran dari- Mu
Maafkan aku Tuhan karena selalu jarang berdoa kepada- MU
Selalu malas bertanya kepada- Mu
Tentang apa yang baik untukku
Dan apa yang buruk yang akan menimpaku
Aku tahu hingga detik ini aku masih berbuat hal yang melanggar aturan- Mu
Karena aku adalah manusia dengan segala sifat dasar daripada manusia lainnya
Bimbing aku Tuhan untuk selalu bertambah lebih baik lagi untuk kedepannya
Jadikan aku selalu menjadi berkat -Mu
Amin
Jakarta,15April2010
Rabu, 14 April 2010
a half year :)
Hari ini saya cukup senang
Sekarang hari jadian saya dengan pacarnya :)
Yaa. . walaupun itu baru 6 bulan tapi bagi saya ini sangat menyenangkan
Karena dia ada saat saya merasa paling sendiri dalam dunia
Pelajaran berharga dari dia adalah :
Konon katanya Mencintai itu tidak mudah
Konon katanya cinta itu buta
dan saya harap saya tidak buta oleh segalanya hanya karena dia
Menyepelekan sesuatu demi dia
Saya ingin seimbang
Seharusnya ada kalanya kita harus mengalah
Sekarang hari jadian saya dengan pacarnya :)
Yaa. . walaupun itu baru 6 bulan tapi bagi saya ini sangat menyenangkan
Karena dia ada saat saya merasa paling sendiri dalam dunia
Pelajaran berharga dari dia adalah :
- Saya disuruh rajin ke gereja
- Saya disuruh selalu berdoa
- Saya disuruh selalu mendengarkan derita orang sekitar saya
- Saya disuruh untuk lebih respect dengan mereka-mereka yang disekeliling saya, baik itu menyakiti saya ataupun tidak
- dan saya menuruti dirinya karena saya anggap itu benar . . .
Konon katanya Mencintai itu tidak mudah
Konon katanya cinta itu buta
dan saya harap saya tidak buta oleh segalanya hanya karena dia
Menyepelekan sesuatu demi dia
Saya ingin seimbang
Seharusnya ada kalanya kita harus mengalah
Selasa, 13 April 2010
Love is so funny when you get hurt and you're starting to laugh..
just standing alone now figuring why everything was going so fast..
and all you've wanted was someone and love will take care for the rest..
Love is a puzzle and all you need is someone just to figure it out..
don't look away babe cause u know I always be willing to try.....
just standing alone now figuring why everything was going so fast..
and all you've wanted was someone and love will take care for the rest..
Love is a puzzle and all you need is someone just to figure it out..
don't look away babe cause u know I always be willing to try.....
Rangkaian Pertama Fase Gelap
Dan kutuliskan ini pada sepi…..
Pada sisa-sisa malam yang makin redup….
Kutuliskan ini pada nyata….
Pada malam yang meninggi aku terjaga….
Sering aku bertanya tentang semua….
Tentang hidup, tentang mati, tentang nasib, tentang takdir,
Tentang aku, tentang kamu, tentang apa yang akan terjadi sedetik lagi….
Aku terjaga pada malam saat semua terlelap dalam buaian mimpi….
Entah apa yang dimimpikan mereka sehingga terkadang mereka enggan untuk kembali ke nyata….
Aku disini disisa malam yang menanti hilang….
Aku disini, dalam ruang 3 X 4 seperti malam-malam sebelum ini….
Namun hingga subuh aku terjaga, bukan karena insomnia seperti mereka….
Aku terjaga karenamu….
Dalam sepi diantara manusia yang tengah terlelap aku melihat dirimu dalam bentuk yang lebih nyata dari biasa…..
Aku tak mau menyebutnya sebagai khayal, karena kuyakin kau ada….
Aku tak mau menyebutnya sebagai mimpi, karena kuyakin kau nyata….
Aku sadar pikiranmu tak selalu denganku, namun sayang, dirimu selalu mendapat tempat dalam rongga-rongga kepalaku, rongga hatiku….
Kita terpisah dalam semua, dalam waktu, dalam ruang, dalam bentuk, dalam cara pandang melihat sesuatu…..
Aku tak tau mengapa, tapi semua ada begitu saja….
Mungkin perbedaan yang membuat semuanya bertambah padu….
Aku rindu padamu, itu sudah berulang kunyatakan…bahkan kalau itu bisa disebut deklarasi atas kerinduan yang menumpuk dan hanya menunggu waktu untuk meledak….
Aku sering terjatuh dan merasa sendiri ditengah kegelapan yang paling pekat….
Tapi apa aku merasa benar-benar sendiri???
Itu lagi kupertanyakan,….dulu…ya…du
Pada sisa-sisa malam yang makin redup….
Kutuliskan ini pada nyata….
Pada malam yang meninggi aku terjaga….
Sering aku bertanya tentang semua….
Tentang hidup, tentang mati, tentang nasib, tentang takdir,
Tentang aku, tentang kamu, tentang apa yang akan terjadi sedetik lagi….
Aku terjaga pada malam saat semua terlelap dalam buaian mimpi….
Entah apa yang dimimpikan mereka sehingga terkadang mereka enggan untuk kembali ke nyata….
Aku disini disisa malam yang menanti hilang….
Aku disini, dalam ruang 3 X 4 seperti malam-malam sebelum ini….
Namun hingga subuh aku terjaga, bukan karena insomnia seperti mereka….
Aku terjaga karenamu….
Dalam sepi diantara manusia yang tengah terlelap aku melihat dirimu dalam bentuk yang lebih nyata dari biasa…..
Aku tak mau menyebutnya sebagai khayal, karena kuyakin kau ada….
Aku tak mau menyebutnya sebagai mimpi, karena kuyakin kau nyata….
Aku sadar pikiranmu tak selalu denganku, namun sayang, dirimu selalu mendapat tempat dalam rongga-rongga kepalaku, rongga hatiku….
Kita terpisah dalam semua, dalam waktu, dalam ruang, dalam bentuk, dalam cara pandang melihat sesuatu…..
Aku tak tau mengapa, tapi semua ada begitu saja….
Mungkin perbedaan yang membuat semuanya bertambah padu….
Aku rindu padamu, itu sudah berulang kunyatakan…bahkan kalau itu bisa disebut deklarasi atas kerinduan yang menumpuk dan hanya menunggu waktu untuk meledak….
Aku sering terjatuh dan merasa sendiri ditengah kegelapan yang paling pekat….
Tapi apa aku merasa benar-benar sendiri???
Itu lagi kupertanyakan,….dulu…ya…du
lu…dulu sekali aku sering merasa sendiri….
Namun kini lain cerita, seperti yang sering kuungkapkan padamu….
Aku sering membayangkan kau begitu nyata disampingku saat kesendirian jalang itu kembali datang….
Aku sering membayangkan kau mengulurkan tangan saat ku terjatuh….
Aku tau kita terpisah dalam semua….
Tapi aku selalu menjadikan kau nyata, di hatiku, di rongga-rongga kepalaku, bahkan di pembuluh-pembuluh darah terkecilku….
Karena kau, aku disini, tak terkoyak-koyak sepi…..
Namun kini lain cerita, seperti yang sering kuungkapkan padamu….
Aku sering membayangkan kau begitu nyata disampingku saat kesendirian jalang itu kembali datang….
Aku sering membayangkan kau mengulurkan tangan saat ku terjatuh….
Aku tau kita terpisah dalam semua….
Tapi aku selalu menjadikan kau nyata, di hatiku, di rongga-rongga kepalaku, bahkan di pembuluh-pembuluh darah terkecilku….
Karena kau, aku disini, tak terkoyak-koyak sepi…..
Senin, 12 April 2010
Jalanmu Bukan Jalanku
Tak bisakah kau lihat diriku
Tak cukupkah bahasa tubuhku
Katakan padamu
Bahwa ku t'lah bosan
Tak bisakah kau baca hatiku
Tak bisakah kau baca hatiku
Bahwa diriku tak menginginkanmu lagi
Diriku kini tak menginginkanmu lagi
Katakan padamu
Bahwa ku tak tahan
Kini ku tak mampu lagi
tuk ikuti caramu
Hanya membuatku sakit hati
Kini ku tak mau lagi
Jalanmu bukan jalanku
Dan kau t'lah memilih
Kau t'lah memilih
Tak mudah bagiku untuk
Meninggalkan dirimu
Tapi ku tak tahan lagi
Denganmu oh denganmu
Kini ku tak mampu lagi
Hanya membuatku sakit hati
Kini ku tak mau lagi
Dan kau t'lah memilih
Tak cukupkah bahasa tubuhku
Katakan padamu
Bahwa ku t'lah bosan
Tak bisakah kau baca hatiku
Tak bisakah kau baca hatiku
Bahwa diriku tak menginginkanmu lagi
Diriku kini tak menginginkanmu lagi
Katakan padamu
Bahwa ku tak tahan
Kini ku tak mampu lagi
tuk ikuti caramu
Hanya membuatku sakit hati
Kini ku tak mau lagi
Jalanmu bukan jalanku
Dan kau t'lah memilih
Kau t'lah memilih
Tak mudah bagiku untuk
Meninggalkan dirimu
Tapi ku tak tahan lagi
Denganmu oh denganmu
Kini ku tak mampu lagi
Hanya membuatku sakit hati
Kini ku tak mau lagi
Dan kau t'lah memilih
Langganan:
Postingan (Atom)
