Say thank you :)

Hello! Myspace Comments

Jumat, 30 Juli 2010

Bapa kami yang ada di surga
Dimuliakanlah nama-Mu
Datanglah Kerajaan-Mu
Jadilah kehendak-Mu
Di atas bumi seperti di dalam Surga
Berilah kami rejeki pada hari ini
Dan ampunilah kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan
Tetapi bebaskan kami dari yang jahat
[Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya
Amin.]

Our Father who art in heaven
Hallowed be thy name
Thy kingdom come
Thy will be done
On earth as in Heaven
Give us this day fortune
And forgive us our faults, as we also forgive the guilty to us
And do not enter into our experiments
But free us from evil
[Because thou kingdom and power and glory forever and ever
Amen.]



Sabtu, 24 Juli 2010

Telur dulu atau Ayam dulu sih ??


Ketika ditanya, “Duluan mana antara ayam dan telur?”, banyak orang yang masih bingung menjawabnya. Para ilmuwan dari universitas di Sheffield dan Warwick melaporkan, seperti yang dilansir dari Mailonline, jawabannya adalah ayam. Penemuan ini dipublikasikan dalam makalah “Structural Control Of Crystal Nuclei By An Eggshell Protein”. Masih dari sumber yang sama, kulit telur yang terbentuk bergantung kepada zat protein yang hanya ada di rahim ayam. Artinya cangkang telur akan terbentuk hanya jika berada di dalam ayam.
Protein yang disebut ovocledidin-17, atau OC-17 – bertindak sebagai katalis untuk mempercepat pengembangan kulit telur dan mengubah kalsium karbonat menjadi kristal kalsit yang membentuk kulit telur. Kalsit kristal ada di berbagai tulang dan tempurung tetapi mereka terbentuk lebih cepat di dalam ayam. Unggas itu mampu menghasilkan 6 gram kulit telur setiap 24 jam. Sedangkan computer yang digunakan oleh para ilmuwan, yang diberi nama HECToR itu membuktikan bahwa OC-17 sangat penting dalam memulai kristalisasi atau tahap awal penciptaan kulit telur.

Selasa, 06 Juli 2010

Tiraiku

 "Selamat Tinggal Cinta :)"

Mungkin aku bukan orang manis dengan perilaku yang menyenangkan
Aku orang yang menyebalkan dengan semua egoku padamu

Aku juga tahu aku menyebalkan 
Dan aku akan berhenti merepotkanmu karena aku tahu
Kamu tersiksa

"lose myself in all these fights; I lose my sense of wrong and right. I cry, I cry. I'm
Shaking from the pain that's in my head. I just want to crawl into my bed and throw away
The life that I led. But I won't let it die. But I won't let it die." < Secondhand Serenade- 'It's Not Over' >




 

Jumat, 25 Juni 2010

Ehhhhmmm . . ..


Aku tertawa lega melihat dia sekarang menjadi lebih baik. Aku ingat dulu selang dua bulan yang lalu kami berdua sama-sama kacau baik emosi ataupun kehidupan nyata. Aku sekarang lebih bijak setidaknya aku tidak menyusahkan dirinya lagi, berpikir lebih menyenangkan bila seperti ini tanpa beban dan tanpa ikatan yang bisa saja membuatku menjadi seperti orang kerasukan. Yang kuingat ketika kami menjalin hubungan aku selalu memaksa dirinya menjadi apa yang kumau dan apa yang aku inginkan jika tidak aku akan ngambek hasi-habisan. Aku bangga dengan diriku sendiri ketika aku berani melapsnya, melapskan orang yang aku jadikan tumpuan rasa sakitku pada seseorang yang telah menusuk batinku. Ketika semuanya menjadi seperti ini bukanlah sesuatu yang harus ditangisi dan aku senang aku bisa mengerti situasi ini sekarang. Aku lebih fokus pada apa yang sebenarnya menjadi masalah bagiku.

Tak banyak yang bisa kuceritakan tentang dia. Dia sampai saat ini dihatiku. Dia yang menjadi peganganku selama setengah tahun terakhir ini. Biarpun dia yang kupegang selam ini tak lekas menjadikan ego kami musnah. Aku tetap menjadi aku yang seorang posesif sedangkan dirinya tetap dengan dia yang selalu santai dan sedikit emosinya. Semua ini pasti runtuh

Kamis, 24 Juni 2010

Tersadar

Saya hanya bisa tertawa
Ketika saya ingin menangis
Bukan saya jadi seperti orang pesakitan
Tapi lebih kepada pendewasaan diri
Jika ada kalanya diri kita
Bisa saja menjadi orang yang paling lemah
Dibawah batas kesadaran kita

Saya ingin mengguncangkan tubuh ini hingga tersadar
Bahwa bukan waktunya saya menangisi sesuatu yang sia - sia
Tapi kenapa selalu saja tidak berhasil
Semua rasa sakit ini begitu terpampang jelas di pikiran saya
Hingga saya mencoba mencari pengalihan yang paling terbaik
Untuk meredakan semua pedih ini

Saya merasa kalah
Kalah dalam sebuah peperangan hebat
Dan saya hanya bisa tertunduk malu
Semua yang berada disamping saya menghilang sekejap dalam pandangan saya
Dan saya hanya bisa tertawa dalam linangan air mata saya yang
tanpa saya sadari turun seketika
Saya ingin berhenti melihat masalah ini
Berpikir bahwa lebih baik saya mencoba diam
Dalam seribu bahasa
Dan berpikir suatu hari nanti semua yang dapat saat ini
 Berubah menjadi sesuatu yang lebih baik . . .

Semoga saja :)

Selasa, 22 Juni 2010

Abstrak


Apakah Cinta itu ?


Mereka yang tidak menyukainya, menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.





Aku benar-benar ingin membenci sekuat yang aku mampu
Berpikir bahwa yang aku rasakan bukan untuk dirinya lagi
Setidaknya untuk diriku sendiri itu suatu penenangan atas gelisahku saat ini

Aku ingin memilikinya jika itu bisa
Aku ingin dia bersamaku selalu
Bila itu mampu kulakukan
Tapi ternyata aku tak mampu
Hanya sekali ucapannya kemarin aku memutuskan untuk berhenti
Dan itu lebih menyakitkan lagi ketika dia tetap diam !!

Ketika aku kehilangan cinta
Aku berpikir seratus kali untuk bisa lepas dari semua yang dinamakan PATAH HATI !!

Aku terkadang merasa sepi
Bohong kalau aku tertawa lepas ketika aku merasa seperti ini
Hati ini menjerit dalam setiap malam
Tanpa tahu kemana semua jeritan ini kutujukan

Putaran waktu kemarin terasa kosong
Aku yakin ini yang terbaik jika pun itu terasa menyakitkan
Karena yang aku tahu
Ada alasan kenapa setiap orang pernah merasa kehilangan cintanya

Bukan karena orang tersebut lalai menjaga cintanya
Bukan karena orang itu tidak pandai memegang cintanya
Tapi karena cinta terlalu indah untuk kita genggam
Dan akan lebih menyenangkan ketika cinta itu kita lepaskan

Dan aku lebih memilih melepaskan cintaku
Karena cintaku terlalu indah untukku pegang selamanya :)

Aku ingin cinta sederhana tanpa harus merasa berdosa mengikat cintaku dipangkuanku

Aku berpikir



Untuk saat ini aku berhenti bersamanya
Tak tahu seberapa lama nanti aku menjauh darinya
Semua terasa lebih menyakitkan kembali
Bila aku masih menatapnya

 " Lebih baik dicintai daripada harus mencintai "